Kebijakan
tiada lain merupakan perilaku aktor dalam pengambilan sebuah keputusan.
Keputusan yang diambil aktor itulah yang dinamakan kebijakan. Dalam pengambilan
kebijakan, tentunya tidak sembarangan asal memutuskan suatu perkara. Namun, keputusan
untuk suatu kebijakan melalui sebuah proses kegiatan. Kegiatan tersebut yang
harus ada dalam proses pengambilan kebijakan menurut pandangan saya salah
satunya[1],
kegiatan menganalisa masalah. Kegiatan menganalisa masalah dilakukan dengan
cara mengetahui apa, kenapa, dan bagaimana. Misalnya dalam kasus pengambilan
kebijakan kenaikan harga BBM, cara menganalisa masalahnya dimulai dengan cara
menanyakan apa BBM itu, BBM adalah Bahan Bakar Minyak yang merupakan sumber
vital aktivitas kehidupan perekonomian manusia. Kemudian kenapa BBM dinaikan
harganya, karena kita tidak punya kilang minyak dan belum bisa memanfaatkan
kekayaan sumber daya yang dimiliki atau karena sesuatu hal yang lain[2].
Lalu bagaimana jika harga BBM dinaikan, apakah itu sesuatu kebijakan yang
memang satu-satunya harus diambil ataukah kebijakan instan belaka. Bagaimana
pula dengan pengalaman sebelumnya atau pengalaman kebijakan yang pernah diambil
oleh pihak lain. Bagaimana dengan prioritas kebijakan kenaikan BBM tersebut.
Bagaimana juga dengan aktivitas perekonomian hajat orang banyak. Bagaimana,
bagaimana, dan bagaimana.Rabu, 19 Juni 2013
KEGIATAN DALAM PROSES PENGAMBILAN KEBIJAKAN “MENGANALISA MASALAH”
Kebijakan
tiada lain merupakan perilaku aktor dalam pengambilan sebuah keputusan.
Keputusan yang diambil aktor itulah yang dinamakan kebijakan. Dalam pengambilan
kebijakan, tentunya tidak sembarangan asal memutuskan suatu perkara. Namun, keputusan
untuk suatu kebijakan melalui sebuah proses kegiatan. Kegiatan tersebut yang
harus ada dalam proses pengambilan kebijakan menurut pandangan saya salah
satunya[1],
kegiatan menganalisa masalah. Kegiatan menganalisa masalah dilakukan dengan
cara mengetahui apa, kenapa, dan bagaimana. Misalnya dalam kasus pengambilan
kebijakan kenaikan harga BBM, cara menganalisa masalahnya dimulai dengan cara
menanyakan apa BBM itu, BBM adalah Bahan Bakar Minyak yang merupakan sumber
vital aktivitas kehidupan perekonomian manusia. Kemudian kenapa BBM dinaikan
harganya, karena kita tidak punya kilang minyak dan belum bisa memanfaatkan
kekayaan sumber daya yang dimiliki atau karena sesuatu hal yang lain[2].
Lalu bagaimana jika harga BBM dinaikan, apakah itu sesuatu kebijakan yang
memang satu-satunya harus diambil ataukah kebijakan instan belaka. Bagaimana
pula dengan pengalaman sebelumnya atau pengalaman kebijakan yang pernah diambil
oleh pihak lain. Bagaimana dengan prioritas kebijakan kenaikan BBM tersebut.
Bagaimana juga dengan aktivitas perekonomian hajat orang banyak. Bagaimana,
bagaimana, dan bagaimana.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar